Cita-cita Meli

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Namaku Siti Nurmailina, kelas 3 SD Negeri 4 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku  ingin menjadi Guru bahasa Inggris. Saya suka sekali menjadi guru, karena aku suka mengajarkan anak-anak yang belum bisa menulis, membaca. Hatiku akan senang dapat mengajari anak-anak, jika mereka dapat belajar dengan baik. Aku akan sabar menghadapi tingkah laku murid-muridku. Apabila mereka bertanya kepadaku, bagaimana soal nomor 3 bahasa Inggris, aku akan menjelaskan sebaik mungkin.

Dalam pemikiranku saat ini, aku akan berdialog dengan muridku sebagai berikut :
“Selamat pagi anak-anak” lalu muridku menjawabku “selamat bu Guru”
“Bu guru, suka kalian mau belajar bahasa Inggris agar kalian pintar bercakap-cakap bahasa Inggris”
“Kalian juga harus banyak belajar dirumah” lalu muridku menjawab “iya bu”

Selain mengajarkan murid-muridku disekolah, aku juga ingin mengajari anak-anak kecil dilingkungan rumahku. Mereka yang tidak dapat melanjutkan sekolah, dikarenakan tidak mempunyai biaya aku akan senang hati mengajari mereka.

Dikarang oleh : Siti Mailina, tanggal 21 Juni 2010

Cita-cita Gita

Tinggalkan komentar

Namaku : Apriliana Gita Paramita. Cita-citaku ingin menjadi dokter. Aku ingin menjadi untuk menyelamatkan orang yang sakit. Dan aku ingin menjadi dokter spesialis anak.

Aku ingin menjadi dokter spesialis anak, karena aku menyenangi anak-anak. Cita-citaku ingin menjadi dokter spesialasi anak, sejak aku masih kecil. Aku memang tidak berprestasi tinggi waktu masih belajar di SD Negeri 3 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung, tapi cita-cita ku menjadi dokter spesialis anak tidak akan surut…

Tahun ini aku akan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama, … semoga langkahku … doaku…

Dikarang oleh : Apriliana Gita Paramita, tanggal 21 Juni 2010

Cita-cita Novita

Tinggalkan komentar

Namaku Novita Sari, dipanggil Novi. Saya bersekolah di SD Negeri 4 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung. Saya baru saja naik ke kelas VI dan tahun depan akan mengikuti ujian kelulusan tingkat Sekolah Dasar.

Cita-citaku adalah menjadi seorang guru. Karena pekerjaan guru itu, dapat mendidik siswa-siswa agar menjadi pandai. Guru juga dapat memberikan suri tauladan yang baik agar siswa-siwanya menjadi murid yang memiliki akhlak yang mulia.

Aku sangat senang jika menjadi seorang guru yang tetap atau diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Jika aku telah menjadi seorang guru tetap, aku harus sabar menghadapi murid-muridku. Karena biasanya siswa-siswa itu ada yang baik prilakunya: sopan, santun, penurut dan ada juga yang prilaku : bandel, jahil dan tidak penurut.

Aku ingin menjadi seorang guru Pendidikan Agama Islam. Agar cita-citaku tercapai, sekarang aku telah memulai membekali ilmu agama islam. Setiap malam aku belajar membaca Al Qur’an pada Taman Pendidikan Al Qur’an Baitus-silaturrahim Bandar Lampung, di Jl., P. Antasari Gg. Sadar No.38 Kedamaian, Tanjungkarang timur – Bandar Lampung. Guru mengaji kami bernama : Amrullah Ibrahim, kami murid-muridnya memanggilnya Uwak.

Peralatan yang biasa digunakan guru adalah Papan tulis, spidol, penghapus, pena warna hitam/merah, pensil dan buku Absen. Aku akan menggunakan peralatan itu, papan tulis tempat menuliskan pelajaran, spidol alat tulisnya. Pena warna merah untuk memberikan penilaian hasil belajar murid, Buku Absen untuk mengetahui murid yang hadir dan yang tidak masuk sekolah.

Cita-citaku menjadi guru sejak aku masih kecil dulu. Apabila cita-citaku menjadi guru tidak tercapai, aku tidak akan berputus asa. Karena itu aku akan mencari pekerjaan lain, sesuai dengan minat dan bakatku. Aku akan selalu berdoa kepada Allah swt : Ya Allah, tolong hambamu ini dalam mewujudkan cita-cita hambamu ini dan berikanlah kesabaran dalam memberikan pembelajaran kepada murid-murid kami. Amin…

Dikarang oleh : Novitasari, tanggal 19 Juni 2010

Cita-cita Adela

Tinggalkan komentar

Cita-citaku

Namaku : Adella Arista, anak kesatu dari dua bersaudara. Ayahku bernama Haris Fadillah dan Ibu Devi Kartika. Saat ini aku kelas III SD Negeri 1 Sawah Brebes, Tanjungkarang timur – Bandar Lampung.

Aku bercita-cita ingin menjadi Guru bahasa Lampung. Saya ingin menjadi guru, karena pekerjaan seorangan guru sangat mulia. Aku ingin mendidik anak muridku, yang tidak bisa membaca menjadi pintar membaca. Aku ingin mendidik anak muridku, yang tidak bisa menulis menjadi pintar menulis. Aku ingin mendidik anak muridkum yang tidak bisa menghitung menjadi pintas menghitung…

Kalau muridku pintar, dia pasti senang dan orangtuanya juga ikut senang. Aku sebagai gurunya juga akan bangga, jikalau anak didikku pintar dan berhasil didalam memahami pelajaran yang aku berikan.

Aku bercita-cita menjadi seorang guru bahasa Lampung, yang baik hati dan penyabar ketika mengajarkan bahasa Lampung. Mengapa aku ingin menjadi guru yang baik hati dan penyabar? karena aku ingin menjadi guru yang disenangi oleh murid-muridku dan anak muridku juga senang jika aku memberikan pelajaran.

Dalam impianku, bila aku sudah besar nanti ingin menjadi seorang guru yang profesional agar aku dapat dipilih menjadi guru teladan. Aku berniat menciptakan murid-murid yang cerdas dan terampil agar kelak mereka dapat berguna bagi bangsa dan negara.

Aku akan mengemban tugas ini, tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan tanda jasa. Inilah cita-citaku…

Semoga aku berhasil… Amin… Allahumma Amin…

Dikarang oleh : Adella Arista, tanggal 20 Juni 2010

Cita-cita Rizky

Tinggalkan komentar

Cita-citaku

Cita-citaku akan menjadi Polisi. Seorang Polisi adalah penolong bagi masyarakat,mengatur lalu lintas,menanggani kriminal dan segala tindak kejahatan.Sebagai seorang polisi harus mengayomi masyarakat dan selalu menanggapi laporan dari masyarakat.

Setiap pagi saya berangkat ke sekolah SD Negeri 1 Tanjung Gading Bandar Lampung, pada perempatan jalan yang biasa dilewati menuju kesekolahan, saya melihat Polisi selalu berjaga-jaga. Polisi mengatur lalu lalang kendaraan yang melintas di Jalan Raya. Jika terjadi kesalahan atau pelanggaran dari pengendara kendaraan bermotor, maka Polisi akan menindak yang bersangkutan. Akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Polisi akan bertindak jika ada kejahatan yang terjadi di masyarakat. Contohnya : pencurian, penodongan dan sebagainya. Kejahatan dapat dicegah, oleh Polisi yang bekerjasama dengan masyarakat. Kita semua harus mencegah kejahatan.

Aku ingin sekali mewujudkan cita-citaku menjadi seorang Polisi. Rizky bercita-cita menjadi polisi yang akrap dengan rakyat Republik Indonesia. Saya akan berjuang…

Dikarang oleh : Rizky Ardiansyah, tanggal 20 Juni 2010

Cita-cita Bela

Tinggalkan komentar

Cita-citaku

Nama ku Rizka Sabila Putri, teman-teman memanggilku dengan sebutan Bela. Ibu bernama Suprihatin dan Ayah Sabaryanto. Cita-citaku adalah ingin menjadi guru. Aku ingin cita-citaku tercapai dan aku ingin menjadi seorang yang cerdas dan pandai. Ingin sekali menjadi seperti temanku yang bernama Suci Aisyah Wati. Ia sangat pintar dan pandai bergaul. Aku ingin setiap tahun naik kelas dan menjadi rangking 1, supaya impian aku menjadi seorang guru yang sejak dulu dapat tercapai setelah aku besar nanti.

Ketika aku kelas IV SD Negeri 3 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung, aku ingin nilai-nilai raporku bagus semuanya, walaupun aku tidak dapat mencapainya. Akan tetapi aku tidak putus asa, oleh karena itu aku selalu giat belajar. Akhirnya aku mendapatkan nilai rapor yang bagus.

Hari ini disekolahan akan diadakan pembagian rapor dan betapa senang rasa hatiku! Aku senang karena naik ke kelas V (lima). Awalnya jantungku dag dig dug, khawatir kalau aku tidak naik kelas. Setelah buku rapor kubuka, ternyata aku naik kelas. Aku bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa. Teman-teman aku bahagia sekali! karena nilai raporku tidak ada yang merah atau nilai yang jelek. Jumlah nilai raporku sekarang 660. Kata guruku, nilai raporku sudah bagus, makanya aku ingin lebih giat lagi belajar. Aku tidak ingin mengikuti temanku, menjadi murid yang bodoh. Nilai raporku sekarang rata-rata 7.

Agar cita-citaku menjadi Guru Bahasa Indonesia, dapat tercapai. Oleh karena itu mulai sekarang aku akan selalu giat belajar. Aku berdoa kepada Allah swt agar tahun depan aku naik ke kelas 6 (enam) dan Ya Allah… jadi hambamu ini menjadi seorang yang pintar seperti guruku di sekolahan.

Inilah cita-citaku yang ingin ku ungkapkan disini…

Dikarang oleh : Rizka Sabila Putri, tanggal 19 Juni 2010

Cita-cita Panca

Tinggalkan komentar

Namaku Panca Kurniawani, dipanggil Panca. saya anak ke 4 dari empat bersaudara. Saya sekarang kelas 4 di SD Negeri 4 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku adalah menjadi pelatih Tae Kwon Do. Karena menjadi pelatih Tae Kwon Do, adalah perbuatan yang mulia. Aku akan melatih murid-muridku, agar mereka menjadi tangguh seperti diriku. Ke-inginan menjadi pelatih Tae Kwon Do ini, karena keluargaku selalu memberi semangat kepadaku agar aku dapat mencapai Sabuk Merah. Aku ingin membuat keluargaku senang, mereka akan senang, jika melihat aku dapat berprestasi di bela diri Tae Kwon Do. Jika aku telah berhasil menjadi pelatih dan menguasai ilmu bela diri Tae Kwon Do, aku akan membela teman-temanku, apabila mereka diganggu oleh orang-orang jahat.

Perjalananku mencapai Sabuk Merah, masih panjang. Saat ini aku masih tingkat sabut putih dan baru mempelajari taeguk 1. Walaupun aku baru tingkat sabuk putih, namun keluargaku sudah senang. Mereka senang melihat sudah memiliki dasar-dasar bela diri Tae Kwon Do. Banyak yang harus aku harus aku lakukan, latihan-latihan jurus Tae Kwon Do dan menghapal istilah-istilah dari bahasa Korea.

Pengurus tempat aku latihan, Uwak Amrullah Ibrahim selalu berpesan kepada kami; agar kami selalu giat latihan. Katanya jika kalian giat latihan, maka cita-cita kalian menjadi pelatih Tae Kwon Do dapat tercapai. Kalian harus dapat memahami arti warna sabuk dalam bela diri Tae Kwon Do yaitu :

  • Putih melambangkan kesucian, latihan  jurus dasar 1
  • Kuning melambangkan bumi, latihan jurus dasar 2 dan 3.
  • Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, latihan taeguk 2
  • Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya, latihan taeguk 4
  • Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita,  latihan taeguk 6.
  • Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9.

Dikarang oleh : Panca Kurniawani, tanggal 22 Juni 2010

Cita-cita Fany

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Namaku : Alfany Reza Aprilia, putri dari pasangan Ibu Ferwani dan Bapak Fahrizal. Aku tinggal di Jalan P. Antasari Gg. Sadar Nomor 28 Kedamaian, Tanjungkarang timur – Bandar Lampung. Pada tanggal 3 (tiga) April 2000, aku dilahirkan di kota Bandar Lampung. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Aku bersekolah di SD Negeri 2 Rawa Laut – Bandar Lampung, yang merupakan SD Favorit dikotaku. Sekarang saya duduk kelas 3, dan baru saja naik ke kelas 4.

Di sekolah pelajaran bahasa Inggris lah yang aku sukai!. Mengpa aku suka bahasa Inggris? Sebab bahasa Inggris sangat penting. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang dipergunakan untuk tingkat internasional. Waktu aku masih kelas 1, aku cukup sulit mengerjakan soal-soal pelajaran Bahasa itu.

Tapi sejak aku mengikuti Les bahasa Inggris, aku mulai senang belajar bahasa Inggris dan aku tidak sulit lagi, mengerjakan soal-soalnya. Cita-citaku, apabila sudah besar nanti, aku ingin menjadi Guru bahasa Inggris.

Aku harus lebih giat lagi belajar bahasa Inggris, supaya cita-citaku dapat tercapai. Oh, iya! Aku mempunyai seorang guru bahasa Inggris, yang bernama Mis Rina dan Mis Agustini. Aku sangat senang belajar bahasa Inggris kepada guruku berdua.

Teman-teman sudah taukan, cita-citaku ingin menjadi apa? My future goals to become English teachers!

Dikarang oleh : Alfany Reza Aprilia tanggal 19 Juni 2010

Cita-cita Dian

Tinggalkan komentar

Cita-cita Qu

Nama saya Dian Intan Khunnisa, sekarang saya duduk dikelas Delapan karena saya sudah naik naik kelas. Saya anak ke-2 dari pasangan Bapak Haji Taruno dan Ibu Hajjah Sundari. Di dalam keluarga saya, saya mempunyai 1 kakak laki-laki dan 2 orang adik.

Setelah itu di dalam kehidupan saya, saya mempunyai cita-cita menjadi dokter. Dahulu saya bercita-cita menjadi pengacara, tetapi kata orang tua saya, itu sangat sulit untuk dicapai. Tetapi menjadi dokter itu agak sulit sih, tetapi tidak apa-apa kata orang tua saya.Saya harus terus maju atau berusaha sekuat tenaga mungkin agar bisa tercapai cita-citanya.

Saya memilih bercita-cita menjadi dokter, karena saya ingin menyembuhkan orang-orang yang sedang jatuh sakit. Atau bisa juga salah satu didalam keluarga saya yang sedang jatuh sakit.

Saya harap cita-cita saya dapat tercapai. Amin…  Karena cita-cita itu sangat penting bagi kehidupan kita semua. Sudah dulu ya… cerita dari saya

Wassalamu alaikum, wr. wb.

Dikarang oleh : Dian Intan Khunnisa, tanggal 19 Juni 2010

Juni 2010
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30

Cita-cita Angga

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Saya anak ke 4 dari empat bersaudara, dari keluarga Bapak Amrullah Ibrahim dan Ibu Khusnus Khotimah. Nama lengkapku : Muhammad Anggara Lubara, dipanggil dengan sebutan Angga. Tahun ini, saya baru saja tamat dan Lulus ujian SD Negeri 1 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.  Selama mengikuti pelajaran di SD, Mata pelajaran yang sangat saya sukai adalah Ilmu Pengetahuan Alam. Setelah tamat SD ini, saya berencana melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 1 Bandar Lampung.

Ayah saya pernah bertanya, Angga! jika sudah besar nanti cita-citanya ingin jadi apa?” saya menjawab ” ingin menjadi seorang Polisi ” aku ingin bercita-cita menjadi polisi, karena di dalam pikiran saya bahwa jadi polisi itu berpenampilan gagah dan dapat melindungi masyarakat dari tindak kejahatan. Pertanyaan Ayah saya tadi , saat Angga masih kelas 4 SD.

Kini setelah saya telah lulus SD, cita-cita saya berubah ingin menjadi seorang pemain Bulutangkis yang terkenal di tanah air. Saya sebenarnya suka permainan Sepakbola, tapi takut mengalami cedera Kaki yang parah. Dalam pemikiran Angga, jadi pemain Bulutangkis itu, enak! Dalam permaian Bulutangkis itu, cedera yang dialami atlit tidak separah dari permainan sepakbola.

Mengapa Angga ingin menjadi pemain Bulutangkis? Angga ingin mengharumkan nama bangsa Indonesia, pada dunia Internasional. Saya bercita-cita ingin menjadi pemain Bulutangkis yang handal, terkenal dan dapat mewakili Indonesia pada kejuaraan Dunia.

Untuk mewujudkan cita-cita saya, sekarang saya sudah mulai berlatih bermain dengan teman saya bernama Muhammad Pazarez. Kami berlatih setiap sore hari, mulai pukul 16.30 sampi dengan pukul 17.30 WIB. Dalam Latihan yang kami lakukan adalah teknik dasar bermain Bulutangkis, diantaranya teknik servicesmashlobdrop, dan gerak kaki. Selain latihan teknik dasar permainan Bulutangkis, kami juga latihan beladiri Tae Kwon Do. Latihan Tae Kwon Do ini, kami lakukan untuk membentuk kelenturan tubuh kami dan kecepatan bergerak kaki dan tangan.

Saya mempunyai impian ingin menjadi pemain Bulutangkis Indonesia yang terkenal seperti : Rudi Hartono, Tjuntjun, Johan Wahyudi, Christian Hadinata, Ii Soemirat, Liem Swe King, Icuk Sugiarto, Joko Supriyanto, Alan Budikusumah, Haryanto Arbi, Ricky Subagja, Rexy Mainaki, Taufik Hidayat, dan yang lainnya.

Demikian cita-cita saya, semoga Allah swt. berkenan mengabulkan hajat saya dikemudian hari. Amin… ya Robbal ‘alamin.   Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Dikarang oleh : Muhammad Anggara Lubai, tanggal 19 Juni 2010

Newer Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.