Dian Liburan

Tinggalkan komentar

Pembagian rapor

Namaku Dian Intakhunnisya. Aku bersekolah di SMP Persit Tanjungkarang timur – Bandar Lampung. Pada tanggal 19 Juni 2010, kami merima rapor kenaikkan kelas. Aku dan teman-teman sekelasku semula merasa dag dig dug, saat akan membuka rapor. Setelah kami membuka rapor masing-masing, ternyata kami naik kelas semua. Kami merasa senang, karena kami naik ke kelas VIII. Aku bersyukur kepada Allah swt, karena Allah telah mengabulkan doaku.

Setelah kami merima pembagian rapor, kami dapat libur selamat 23 hari. Kami akan masuk sekolah lagi tanggal 12 Juli 2010. Selama liburan sekolah, aku berencana pergi berlibur ke Pekalongan, Jawa tengah. Disana kami berlibur ketempat nenek, kakek dan saudara-saudara yang tinggal di Pekalongan.

Berlibur ke Pekalongan

Kami berangkat dari Kota Bandar Lampung ke Pekalongan pada hari Rabu, tanggal 23 Juni 2010. Dengan menggunakan kendaraan roda empat, Bapak, Ibu, Mas Fajar, Aku dan adik Siti Aisyah pergi menuju Pekalongan. Bapak yang mengendarai mobil melewati Jalan Trans Sumatera dari kota Bandar Lampung ke Bakauheni, selama 90 menit.

Oh, iya! Teman-teman, rombongan kami berlibur ini, ada yang belum berangkat yaitu keluarga mas Putra. Keluarga mas Putra tidak dapat berangkat bersama-sama dikarenakan, mas Putra mengikuti tes masuk SMP Negeri rayon Bandar Lampung. Jadi kami sekeluarga liburan duluan dech…

Sepanjang perjalanan dari Merak menuju Pekalongan, aku melihat pemandangan yang indah. Aku mengagum keindahan alam itu, selama perjalanan itu. Sungguh Maha Agung Robb telah mencipta ini semua…

Sampai di Pekalongan

Setelah menempuh perjalanan yang lama, saat itu waktu menunjukkan pukul 02.00 WIB kami sampai di Pekalongan. Malam telah larut, suara manusia sudah tidak terdengar lagi. Aku langsung tertidur, bersama ibu dan adik-adik. Karena capek, aku tertidur sangat nyenyak..

Sang mentari terbit dari timur, lalu pagipun telah tiba… Kami sekeluarga pergi jalan-jalan keliling kota Pekalongan. Pekalongan telah lama dikenal sebagai kota batik, dan salah satu pusat produksi batik berada di Kecamatan Buaran dan Wiradesa. Di bagian selatan kota Pekalongan terdapat daerah wisata pegunungan Linggo Asri, terletak 37 km dari pusat kota. Aku merasa senang sekali karena dapat jalan-jalan, karena itu merupakan hobiku.

Oh, iya! teman-teman… Pekalongan menyediakan wisata kuliner berupa Taoto dan nasi megono, Taoto adalah sejenis soto yang dibuat dengan kuah taoco dan dengan daging serta jerohan kerbau. Sedang megono adalah cacahan nangka muda yang dibumbui parutan kelapa dan dikukus yang cocok buat dinikmati saat masih panas.

Sekian, cerita liburan sekolah dari aku… Apakah liburan tahun besok aku merasa senang???

Dikarang oleh : Dian Intakhunnisya, tanggal 27 Juni 2010

Wina Liburan

Tinggalkan komentar

Namaku Winarsih. Aku bersekolah di SD Negeri 1 Sawah Brebes Tanjungkarang timur – Bandar Lampung. Pada tanggal 19 Juni 2010, kami merima rapor kenaikkan kelas. Aku senang naik ke kelas IV, setelah kami merima pembagian rapor, kami dapat libur selamat 23 hari. Kami akan masuk sekolah lagi tanggal 12 Juli 2010. Selama liburan sekolah, saya berencana pergi ke tamasya ke Taman Hiburan Rakyat Pasir Putih. Saya bergembira dapat berwisata kesana, bersama Ayahanda dan Bunda.

Pada hari Minggu, tanggal 20 Juni 2010 aku bersama orangtuaku, pergi ke THR Pasir Putih. Dengan menggunakan motor, aku dan orangtuaku menuju ke THR Pasir Putih. Kami sekeluarga melewati Jalan Trans Sumatera dari kota Bandar Lampung, selama 30 menit. Oh, iya! Teman-teman Anda juga dapat menggunakan angkutan umum dari Lampung yang langsung menuju Pantai Pasir Putih.

Berkeliling

Setelah kami sampai di THR Pasir putih, kami mengelilingi pantai indah ini dengan berjalan kaki. Dengan menggunakan perahu motor, dari THR Pasir putih kami dapat juga mengunjungi Pulau Condong dan Pulau Bule, tapi kata bunda dia takut sama ombak. Sehingga kami tidak jadi ke Pulau itu.

Aku juga ingin mandi dan berenang di Laut THR Pasir putih, tapi dilarang bunda. Katanya! berenang dilaut itu berbahaya, takut kena gulungan ombak… Aku kecewa, karena tidak jadi berenang.

Bersantap

Kami membawa makanan dari rumah, sehingga ketika waktu pukul 12.30 WIB kami bersantap siang. Bagi teman-teman yang tidak membawa makanan dapat membeli makanan di hotel atau penginapan.

Sekian, cerita liburan sekolah dari aku…

Dikarang oleh : Winarsih, tanggal 24 Juni 2010

Fany Liburan

Tinggalkan komentar

Namaku Alfany Resa Aprilia. Pada tanggal 19 Juni 2010, kami merima rapor kenaikkan kelas. Alhamdulillah saya naik ke kelas, dari kelas 3 ke kelas 4. Aku bersekolah di SD Negeri 2 Rawa Laut Bandar Lampung, merupaka sekolah dasar favorit dikotaku, masyarakat menyebutnya SD Teladan.

Setelah kami merima pembagian rapor, kami dapat libur selamat 23 hari. Kami akan masuk sekolah lagi tanggal 12 Juli 2010. Biasanya kalau liburan sekolah, aku pulang ke kampung halaman mama. Tapi liburan kali ini, aku tidak langsung pulang ke kampung mama, dikarenakan kakak-ku Jessice Reza harus mendaftar ke SMA.

Kata orang tuaku! kami akan pulang ke kampung halaman mama, setelah kakakku sudah selesai mendaftar SMA dan setelah tahu dapat diterima di SMA mana. O, iya! kampung halaman mamaku, berada di Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Jarak dari kota Bandar Lampung ke Kotabumi lebih kurang 120 KM. Kalau kita naik Bus kesana, waktu tempuhnya selama 2 jam.

Sudah dulunya, cerita tentang liburan sekolahku.

Dikarang oleh : Alfany Reza Aprilia, tanggal 24 Juni 2010

Cita cita

Tinggalkan komentar

Definisi Cita cita

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  mendefiniskan cita-cita sebagai berikut :

  1. Keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran:  ia berusaha mencapai cita citanya untuk menjadi petani yang baik;
  2. Tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan): untuk mewujudkan cita cita nasional kita, kepentingan pribadi harus dikesampingkan.

Definisi bercita-cita sebagai berikut :

  1. Berkeinginan sungguh-sungguhia bercita-cita mendirikan rumah sakit untuk rakyat;
  2. Mempunyai tujuan yang sempurnabangsa yang bercita-cita luhur;

Sebuah cita-cita harus dimiliki setiap orang, karena cita-cita itulah yang akan membuatnya bersemangat, bergerak dan berbuat untuk memujudkan impiannya. Impian merupakan kekuatan yang sangat dahsat, namun demikian impian itu harus disesuai minat dan bakat yang dmiliki seseorang.

Jenis Profesi

  1. Profesi Dokter
  2. Profesi Insinyur
  3. Profesi Guru
  4. Profesi Juru masak
  5. Profesi Model
  6. Profesi Ilmuwan
  7. Profesi Wirausaha
  8. Profesi Atlit
  9. Profesi Penari
  10. Profesi Pemahat
  11. Profesi Nakhoda
  12. Profesi Pilot
  13. Profesi Masinis dan sebagainya.

Apabila sianak telah menentukan cita-citanya, yaitu memilih salah satu profesi yang ada maka sianak harus mengembangkan keterampilan dasar yang berkaitan dengan profesi-profesi tersebut. Mengingat beragamnya cita-cita masing-masing anak, maka masing-masing anak harus memiliki wawasan dan visi ke depan yang jelas.

Cita-cita Dewi

Tinggalkan komentar

Namaku Rosita Dewi, dipanggil Dewi. Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Aku naik ke kelas IV di SD Negeri 3 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku adalah menjadi seorang guru. Karena itu aku ingin belajar, belajar dan terus belajar supaya aku menjadi anak yang pintar. Jika aku menjadi anak yang pintar, maka cita-citaku menjadi ibu guru dapat tercapai.

Menjadi ibu guru merupakan pekerjaan yang mulia, karena bisa mengajarkan ilmu pengetahuan kepada anak-anak agar menjadi pintar. Aku berharap anak-anak muridku menjadi anak yang pintar, agar dapat berguna bagi bangsa dan negara.

Suatu saat kelak jika akau bisa menjadi ibu guru, aku ingin menjadi guru Matematika.

Dikarang oleh : Rosita Dewi, tanggal 19 Juni 2010

Cita-cita Andriana

Tinggalkan komentar

Namaku Andri Yanah, dipanggil Andri. Saya bersekolah di SD Negeri 3 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung, masih duduk dikelas 4.

Cita-citaku adalah ingin menjadi seorang guru. Karena aku ingin mengajarkan dan memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung.

Kata Uak Amrullah Ibrahim, jika nanti kamu jadi guru harus menjadi guru yang baik dan kalau sedang mengajar harus sabar dan penyayang kepada murid-muridnya. Karena kalau mengajarnya penuh dengan kesabaran, murid-murid akan senang belajar, Tapi kalau kita mengajarkan sesuatu kepada murid-murid dengan emosi yang tinggi, murid-muridnya menjadi takut. Apabila murid-murid menjadi takut terhadap gurunya, biasanya dia akan sulit memahami pelajaran itu. Menjadi guru harus sabar, sabar, sabar…

Aku ingin menjadi seorang guru Ilmu Pengetahuan Alam. Agar cita-citaku tercapai, sekarang aku rajin membaca buku, harus giat belajar dan berdoa kepada Allah swt, Pemelihara Alam Semesta.

Dikarang oleh : Andri Yana, tanggal 22 Juni 2010

Cita-cita Wina

Tinggalkan komentar

Namaku Winarsih, dipanggil Wina. Aku anak tunggal dari pasangan Ayah : Purwanto dan Ibu : Nurhayati. Saat ini aku baru naik ke kelas IV di SD Negeri 1 Sawah Brebes Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku adalah ingin menjadi seorang guru. Karena aku suka terhadap anak-anak seusia lima tahun dan suka bermain pura-pura menjadi seorang ibu  guru. Pada sore hari kami berkumpul untuk main sekolah-sekolahan. Murid-muridku usianya rata-rata lima tahun. Mereka senang aku ajaran menyanyi, ajaran menghitung angka 1 sampai dengan 9 dan menyebut huruf a sampai dengan z. Begitulah yang aku lakukan, untuk melatih kesabaranku menghadapi anak-anak.

Aku sangat senang jika menjadi seorang guru yang tetap atau diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Jika aku telah menjadi seorang guru tetap, aku harus sabar menghadapi murid-muridku. Karena biasanya siswa-siswa itu ada yang baik prilakunya: sopan, santun, penurut dan ada juga yang prilaku : bandel, jahil dan tidak penurut.

Aku ingin menjadi seorang guru bahasa Inggris, cita-citaku sejak aku masih kecil. Kedua orangtuaku bangga, aku mempunyai cita-cita menjadi seorang guru. Jika cita-citaku tercapai menjadi guru, aku akan menyayangi anak-anak muridku. Semoga aku dapat menjadi seorang guru yang baik hati, tidak mudah marah dan tidak pelit memberikan nilai yang bagus pada muridku.

Dikarang oleh : Winarsih, tanggal 22 Juni 2010

Cita-cita Selvi

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Namaku Selvi Aprilia, kelas 5 SD Negeri 4 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku ingin menjadi dokter, supaya aku bisa menyembuhkan penyakit. Karena merupakan kewajiban seorang dokter mengobati orang yang sakit. Dokter dapat menyembuhkan penyakit menular dan macam-macam penyakit lainnya.

Peralatan dokter sebagai berikut :

  1. Suntikan
  2. Selimut
  3. Kertas Tisu
  4. Kapas
  5. Obat
  6. Impusan
  7. Thermometer
  8. Alat tensi darah

Apabila cita-citaku berhasil menjadi seorang dokter, aku ingin menjadi dokter spesialis anak. Aku memeriksa kalau orang yang sakit. Saya senang menjadi dokter, dikarenakan bisa membantu atau meringankan beban orang lain, yang membutuhkan pertolonganku.

Dikarang oleh : Selvi Aprilia, tanggal 21 Juni 2010

Cita-cita Sari

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Namaku Zubaidah Meina Sari, kelas 5 SD Negeri 3 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Aku bercita-cita ingin menjadi dokter, karena aku ingin membantu orang mengalami penderitaan saat sakit. Yang menjadi impianku adalah bagaimana saat aku membantu mereka yang sakit, memberikan pelayanan dengan senyuman tulus dan ikhlas.

Ketika aku pergi berobat ke dokter, aku melihat bagaimana cara dokter merawat si pasien, bagaimana cara dokter menyuntik sipasien. Dokter memberikan pengobatan kepada sipasien agar sembuh dari sakit. Dengan teliti dokter memeriksa si pasien dan dengan ucapan yang lembut.

Semoga cita-citaku  menjadi dokter tercapai, aku akan siap membantu orang yang sakit. Aku ingin menjadi dokter gigi.

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. Suntikan
  2. Thermometer
  3. Gunting
  4. Obat-obatan
  5. Impusan
  6. Kapas
  7. Kain pembalut

Peralatan dokter itu, akan kupergunakan sesuai fungsinya : Suntikan untuk memasukkan obat ketubuh yang sakit, Thermometer untuk mengukur suhu panas tubuh, kapas untuk membersihkan darah sipasien, obat untuk diberikan kepasien agar dimakan. Aku akan memberikan pesan kepada sipasien agar jangan lupa memakan obat, iya!

Ya Allah, semoga cita-citaku tercapai, Amin…

Dikarang oleh : Zubaidah Meina Sari, tanggal 21 Juni 2010

Cita-cita Nita

Tinggalkan komentar

Cita-cita ku

Namaku Yulika Normaita, kelas 3 SD Negeri 3 Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur – Bandar Lampung.

Cita-citaku ingin menjadi dokter, supaya aku bisa menyembuhkan orang yang sakit dan aku ingin mengobati saudara-saudaraku yang sakit.

Peralatan dokter yang aku lihat sebagai berikut :

  1. Suntikan
  2. Kapas
  3. Kertas Tisu
  4. Thermometer
  5. Impusan
  6. Obat-obatan
  7. Bantal dan guling
  8. Selimut
  9. Alat periksaan

Suntikan untuk menyuntik badan orang yang berobat kepadaku, Thermometer untuk mengukur kecepatan denyut jantung, kapas untuk menutup luka atau koreng, selimut untuk menyelimuti badan orang yang sakit, bantal dan guling untuk tempat rebahan si orang sakit, obat untuk  menyembuhkan penyakit, alat periksaan adalah untuk digunakan memeriksa dada yang panas, impusan untuk memeriksa darah.

Agar cita-citaku dapat tercapai, maka aku akan melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam. Ya Allah, semoga cita-citaku tercapai, Amin…

Dikarang oleh : Yulika Normaita, tanggal 21 Juni 2010

Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.